Kredit BRI untuk CBRE Capai Rp803,3 Miliar, Dorong Ekspansi Kapal Offshore

mili

Kredit BRI untuk CBRE senilai Rp803,3 miliar resmi disetujui. Dana digunakan untuk akuisisi kapal HAI LONG 106 dan ekspansi ke bisnis offshore.

TradeSphereFx – Kabar positif datang dari emiten pelayaran nasional, PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE).
Perusahaan ini baru saja mendapatkan fasilitas kredit dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BMRI) dengan nilai mencapai US$49 juta atau setara Rp803,3 miliar.
Kesepakatan tersebut resmi ditandatangani pada 31 Oktober 2025, sebagaimana disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Langkah ini menandai babak baru bagi CBRE, yang semakin agresif memperkuat portofolio bisnis dan memperluas lini usaha ke sektor offshore.
Fasilitas kredit dari BRI ini bukan hanya menjadi tambahan modal kerja, tetapi juga sarana strategis dalam mendorong pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Detail Fasilitas Kredit BRI untuk CBRE

Fasilitas pembiayaan dari BRI memiliki plafon sebesar US$49 juta (Rp803,355 miliar) dengan jangka waktu 90 hari sejak pencairan.
Adapun jaminan atau agunan dalam perjanjian ini berupa tagihan yang timbul dari kontrak sewa kapal HAI LONG 106, berikut 1 unit kapal Offshore Drilling Support Vessel jenis Pipe Laying & Lifting Vessel bernama HAI LONG 106.

Manajemen CBRE menjelaskan, pembiayaan ini merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat kapasitas aset sekaligus meningkatkan daya saing di industri pelayaran energi.
Dengan struktur pembiayaan jangka pendek dan agunan aset produktif, perusahaan memastikan efisiensi modal tetap terjaga.

Tujuan Penggunaan Dana dan Akuisisi Kapal

Fasilitas kredit dari BRI digunakan untuk pelunasan kegiatan akuisisi kapal HAI LONG 106 — sebuah kapal Pipe Laying & Lifting Vessel yang berperan penting dalam mendukung operasi di sektor minyak, gas, dan energi lepas pantai.

Kapal ini akan menambah armada CBRE dalam layanan offshore support, menjadikan perusahaan semakin siap menghadapi permintaan proyek eksplorasi dan pembangunan infrastruktur energi bawah laut.
Dengan tambahan kapal tersebut, CBRE kini memasuki segmen bisnis baru yaitu jasa pendukung lepas pantai (offshore services), sebuah langkah strategis yang diharapkan mendiversifikasi sumber pendapatan perusahaan.

Langkah ini sejalan dengan visi perusahaan untuk memperluas portofolio bisnis di luar jasa pelayaran konvensional, sekaligus memperkuat posisi CBRE sebagai mitra logistik energi terintegrasi.

Dampak terhadap Bisnis dan Diversifikasi Usaha

Menurut manajemen, perolehan kredit BRI untuk CBRE akan berdampak positif terhadap struktur keuangan dan kinerja pendapatan perusahaan.
Dengan pembiayaan baru ini, CBRE dapat:

  • Meningkatkan kapasitas aset dan armada,
  • Memasuki segmen jasa offshore,
  • Mendiversifikasi pendapatan dari bisnis energi, dan
  • Memperluas pangsa pasar domestik maupun regional.

Per 30 September 2025, ekuitas CBRE tercatat sebesar Rp84,28 miliar.
Dengan fasilitas pembiayaan baru yang setara 686% dari total ekuitas tahun 2024, skala pendanaan ini menunjukkan kepercayaan kuat lembaga keuangan terhadap prospek bisnis CBRE.

Langkah ini juga mempertegas kehadiran CBRE sebagai salah satu pemain pelayaran nasional yang berani bertransformasi menuju sektor bernilai tambah tinggi.

RUPSLB dan Persetujuan Pemegang Saham

Sebelum perolehan fasilitas kredit ini, CBRE telah mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 27 Oktober 2025.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham resmi menyetujui rencana pembelian armada baru sebagai bagian dari ekspansi usaha perusahaan.

Selain itu, rapat juga menyetujui rencana penerbitan promissory note kepada pihak ketiga sebagai bagian dari mekanisme pembayaran sebagian harga pembelian kapal.
Keputusan ini menunjukkan dukungan penuh pemegang saham terhadap arah strategis manajemen dalam memperluas bisnis ke sektor offshore support vessel (OSV).

Dengan persetujuan tersebut, CBRE kini memiliki fleksibilitas pembiayaan yang lebih kuat untuk mengembangkan armadanya dan meningkatkan nilai perusahaan di mata investor.

Langkah PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) memperoleh kredit BRI senilai Rp803,3 miliar menandai komitmen kuat perusahaan dalam memperkuat bisnisnya di sektor pelayaran energi nasional.
Melalui akuisisi kapal HAI LONG 106, CBRE tidak hanya memperluas kapasitas armada, tetapi juga memasuki bisnis pendukung lepas pantai (offshore) yang memiliki prospek pertumbuhan tinggi.

Kombinasi antara dukungan pembiayaan perbankan, kepercayaan investor, dan strategi diversifikasi usaha menjadikan CBRE salah satu emiten pelayaran yang berpotensi tumbuh pesat dalam beberapa tahun ke depan.
Ke depan, realisasi proyek-proyek offshore akan menjadi katalis utama bagi peningkatan pendapatan dan profitabilitas CBRE.

One thought on “Kredit BRI untuk CBRE Capai Rp803,3 Miliar, Dorong Ekspansi Kapal Offshore

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *