Seorang balita perempuan berusia 2 tahun 8 bulan berinisial AS tewas setelah terjebak kobaran api dalam kebakaran rumah tinggal di Dusun II, Desa Kotasan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Senin (5/10) sore. Penyebab kebakaran diduga sementara akibat korsleting listrik, namun kepastiannya masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak berwenang.
Berikut rangkuman poin utama dari peristiwa ini:
- Kebakaran melanda rumah milik Sandi Nugraha di Desa Kotasan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, pada Senin (5/10) sore dan menewaskan balita berinisial AS yang tertinggal di dalam rumah.
- Petugas pemadam dari Pos Lubuk Pakam dan Pos Galang tiba di lokasi sekitar 13 menit setelah laporan diterima, namun api sudah membesar saat mereka datang.
- Korban diduga tertinggal di dalam rumah setelah neneknya panik dan buru-buru menyelamatkan diri bersama anak lain, sementara penyebab kebakaran untuk sementara diduga akibat korsleting listrik.
Bagaimana Kronologi Kebakaran Terjadi?
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Deli Serdang, Khairul Azman, menjelaskan bahwa informasi mengenai kebakaran tersebut diterima petugas sekitar pukul 15.37 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, petugas pemadam dari Pos Lubuk Pakam dan Pos Galang segera dikerahkan ke lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 15.50 WIB.
Menurut Khairul, saat petugas tiba di lokasi, kondisi api di rumah milik Sandi Nugraha itu sudah membesar. Petugas pun langsung melakukan upaya pemadaman sekaligus lokalisasi api agar tidak merambat ke bangunan-bangunan lain di sekitarnya.
“Setibanya di lokasi, kondisi api sudah membesar. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman dan lokalisasi agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya,” kata Khairul, Selasa (6/10).
Bagaimana Korban Bisa Tertinggal di Dalam Rumah?
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi kejadian, Khairul menjelaskan bahwa korban AS sedang berada di dalam rumah bersama neneknya saat api mulai berkobar. Dalam situasi panik, sang nenek diduga terburu-buru menyelamatkan diri bersama anak lainnya keluar dari rumah, sehingga balita AS tidak sempat ikut dievakuasi dan tertinggal di dalam rumah yang tengah terbakar.
Apa Penyebab Kebakaran Ini?
Terkait penyebab kebakaran, Khairul menyampaikan bahwa untuk sementara diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Meski demikian, ia menegaskan bahwa penyebab pasti dari insiden ini masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
“Penyebab kebakaran diduga sementara akibat korsleting listrik. Namun, untuk penyebab pastinya masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak berwenang,” ujar Khairul.
Baca juga, Menteri PPPA Desak Investigasi Tuntas Kasus Dugaan Bullying yang Tewaskan Siswa SD di Pemalang
Siapa Saja yang Terlibat dalam Proses Evakuasi?
Proses pemadaman api serta evakuasi korban melibatkan tim gabungan, yang terdiri atas petugas Pemadam Kebakaran Deli Serdang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), unsur TNI-Polri, serta warga sekitar yang turut membantu di lokasi kejadian.
Setelah kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya, petugas langsung melakukan evakuasi terhadap jasad korban dari dalam rumah untuk proses penanganan lebih lanjut.
