Harga emas dunia naik sekitar 1% ke kisaran US$4.060 per troy ons pada Selasa, 27 Oktober 2026, memperpanjang pemulihan setelah anjlok 4% pada pekan sebelumnya. Di dalam negeri, harga emas batangan Antam naik Rp20.000 menjadi Rp2.570.000 per gram pada Rabu, 28 Oktober.

Pendorong Kenaikan
- Harga minyak turun. WTI sempat turun di bawah US$100 per barel karena harapan meredanya ketegangan AS–Iran. Minyak yang lebih murah mengurangi kekhawatiran inflasi.
- Pemulihan teknikal setelah penurunan tajam pekan lalu.
- Minat beli di sekitar US$4.000 yang menjadi level psikologis.
Harga Emas Antam
| Tanggal | Harga jual per gram | Buyback per gram |
|---|---|---|
| 27 Oktober | Rp2.550.000 | Rp2.345.000 |
| 28 Oktober | Rp2.570.000 | Rp2.365.000 |
Harga untuk kepingan besar per 28 Oktober: 10 gram Rp25.195.000, 100 gram Rp251.212.000, dan 1 kilogram Rp2.510.600.000.
Selisih harga jual dan buyback masih sekitar Rp205.000 per gram atau sekitar 8%. Cara menghitung titik impasnya dijelaskan di emas Antam vs buyback: titik impas.
Faktor yang Masih Menahan
- The Fed diumumkan Kamis, 29 Oktober pukul 01.00 WIB. Peluang kenaikan Desember yang tinggi dapat menekan emas.
- Dolar AS yang masih kuat menjelang FOMC.
- Yield US Treasury 10 tahun di sekitar 4,99%.
Tips bagi Pembeli Emas
- Beli untuk jangka panjang, karena selisih harga beli-jual cukup besar.
- Hindari membeli seluruh dana sekaligus menjelang keputusan The Fed.
- Bandingkan bentuk emas, seperti dijelaskan di emas batangan vs tabungan emas vs emas digital.
Harga resmi Antam dapat dicek di Logam Mulia.
Harga aset dapat berubah cepat. Artikel ini bukan rekomendasi beli atau jual instrumen apa pun.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa harga emas dunia hari ini?
Emas dunia naik sekitar 1% ke kisaran US$4.060 per troy ons pada 27 Oktober 2026.
Berapa harga emas Antam 28 Oktober 2026?
Harga emas Antam pada 28 Oktober 2026 adalah Rp2.570.000 per gram, naik Rp20.000, dengan buyback Rp2.365.000 per gram.
Mengapa harga emas naik?
Harga emas naik karena minyak turun sehingga kekhawatiran inflasi mereda, pemulihan teknikal setelah penurunan tajam, dan minat beli di sekitar US$4.000.


