Terkini  
Market

IHSG Anjlok 1,99% ke 5.266 pada 27 Oktober 2026: 611 Saham Turun, Asing Jual Rp651 Miliar, dan IHSG Sudah Turun 39% Sejak Awal Tahun

IHSG melemah dua hari beruntun dan gagal bertahan di 5.300. Rupiah yang melemah, yield obligasi yang naik, dan jual bersih asing menjadi pemicu utama.

IHSG Anjlok 1,99% ke 5.266 pada 27 Oktober 2026: 611 Saham Turun, Asing Jual Rp651 Miliar, dan IHSG Sudah Turun 39% Sejak Awal Tahun

IHSG ditutup melemah 106,96 poin atau 1,99% ke 5.266,13 pada Selasa, 27 Oktober 2026. Indeks sempat jatuh ke 5.182 sebelum sedikit pulih, setelah dibuka di 5.357,97. Dalam dua hari, IHSG sudah turun lebih dari 3%.

Fakta kunci: IHSG Anjlok 1,99% ke 5.266 pada 27 Oktober 2026: 611 Saham Turun, Asing Jual Rp651 Miliar, dan IHSG Sudah Turun 39% Sejak Awal Tahun
Jumlah saham naik, turun, dan tidak berubah pada 27 Oktober 2026.

Data Perdagangan

DataAngka
Penutupan5.266,13 (−1,99%)
Rentang harian5.182 – 5.418
LQ45533,02 (−1,69%)
Saham naik / turun / tetap100 / 611 / 82
Nilai transaksisekitar Rp17,57 triliun
Jual bersih asingsekitar Rp651,3 miliar
Perubahan sejak awal tahunsekitar −39%

Hanya sektor industri yang menguat (+1,43%), sementara sepuluh sektor lainnya melemah.

Saham yang Paling Banyak Dijual Asing

SahamJual bersih asing
BMRIRp266 miliar
TLKMRp233 miliar
BBNIRp119 miliar
BRISRp79 miliar
BBCARp58 miliar

Penyebab Pelemahan

  1. Rupiah melemah ke Rp18.156 per dolar AS, terlemah sejak Juni.
  2. Yield obligasi pemerintah naik ke sekitar 7,54%, tertinggi sejak 2022.
  3. Antisipasi rebalancing MSCI pada November.
  4. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
  5. Dolar AS menguat menjelang keputusan The Fed.

Level Penting

LevelHarga
Resistance5.373 dan 5.439
Support5.182 dan 4.997

Pada pembukaan Rabu, 28 Oktober, IHSG kembali melemah 0,32% ke 5.249.

Apa Artinya bagi Investor Ritel?

  • Hindari panik. Penurunan tajam sering diikuti volatilitas tinggi ke dua arah.
  • Waspadai saham yang terlihat murah tetapi bermasalah, seperti dijelaskan di value trap.
  • Masuk bertahap jika memang berniat menambah investasi, misalnya dengan dollar-cost averaging.

Pergerakan sebelumnya dibahas di IHSG naik 4,9% sepekan. Data resmi tersedia di Bursa Efek Indonesia.

Harga aset dapat berubah cepat. Artikel ini bukan rekomendasi beli atau jual instrumen apa pun.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa penutupan IHSG 27 Oktober 2026?

IHSG ditutup turun 106,96 poin atau 1,99% ke 5.266,13 pada 27 Oktober 2026.

Berapa jual bersih asing pada 27 Oktober 2026?

Investor asing mencatat jual bersih sekitar Rp651,3 miliar, terbesar di saham BMRI, TLKM, dan BBNI.

Berapa penurunan IHSG sejak awal 2026?

Hingga 27 Oktober 2026, IHSG sudah turun sekitar 39% sejak awal tahun.

Tim Redaksi TradeSphere FX

Tim Redaksi TradeSphere FX menyajikan berita keuangan, investasi, dan pasar yang akurat dan mudah dipahami.