Mon, 27 Jul 2026 ยท 09:47
Your Gateway to Financial Growth
Market

Harga Perak Reli Mendekati $60, Pasar Sambut Harapan De-eskalasi AS-Iran

โœ๏ธ seo ๐Ÿ“… July 27, 2026 ๐Ÿ‘ 2 views

Harga perak (XAG/USD) menguat pada perdagangan hari Senin, berada di sekitar $59,45, naik 2,27 persen pada hari itu. Logam putih ini diuntungkan oleh penurunan tajam harga minyak, menyusul kembali munculnya harapan de-eskalasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, latar belakang yang turut memperkuat ekspektasi kebijakan moneter yang lebih akomodatif dari bank-bank sentral utama.

Ketegangan AS-Iran Mereda, Dorong Harga Minyak Anjlok

Ketegangan militer antara kedua negara mereda setelah Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Mike Waltz, menyampaikan bahwa Presiden AS Donald Trump telah memutuskan menangguhkan serangan militer guna memberi lebih banyak ruang bagi jalur diplomasi. Menurut laporan Reuters, seorang pejabat Iran turut menyatakan bahwa Teheran akan menghentikan serangannya selama Washington melakukan hal yang sama. Perkembangan ini membebani harga minyak secara signifikan, dengan West Texas Intermediate (WTI) turun hampir 8 persen.

Harga Energi yang Lebih Rendah Redakan Kekhawatiran Inflasi

Harga energi yang lebih rendah membantu meredakan kekhawatiran atas inflasi yang sebelumnya tetap tinggi, sekaligus mengurangi kemungkinan pengetatan moneter tambahan, dan mendukung aset-aset yang tidak berimbal hasil seperti perak.

Imbal Hasil Treasury dan Dolar AS yang Lebih Lemah Turut Menopang Perak

Selain itu, imbal hasil obligasi Treasury AS yang lebih rendah serta Dolar AS (USD) yang lebih lemah memberikan dukungan tambahan bagi logam mulia ini. Investor telah mengurangi ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga lebih lanjut, seiring risiko inflasi yang terkait dengan harga energi terus memudar.

Baca juga, BBH: Jeda RBA yang Berkepanjangan Berpotensi Membebani Dolar Australia

Fokus Pasar Beralih ke Keputusan The Fed pada Hari Rabu

Perhatian pasar kini beralih ke keputusan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan hari Rabu. Bank sentral secara luas diprakirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, namun investor akan mencermati pernyataan kebijakan serta komentar Ketua The Fed, Jerome Powell, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter ke depan.

seo
Tim Redaksi TradeSphere FX