Terkini  
News

ISM Manufaktur AS Oktober 2026 Naik ke 55,5, Harga Input 75,2: Peluang Fed Naik Desember

Sektor manufaktur AS tumbuh sepuluh bulan berturut-turut. Ini rincian data ISM Oktober dan dampaknya bagi suku bunga AS, dolar, dan pasar Indonesia.

ISM Manufaktur AS Oktober 2026 Naik ke 55,5, Harga Input 75,2: Peluang Fed Naik Desember

ISM manufaktur AS Oktober 2026 naik ke 55,5 dari 54,5 pada September, di atas perkiraan pasar 54,7, menandai ekspansi sektor manufaktur selama sepuluh bulan berturut-turut. Indeks harga input tetap sangat tinggi di 75,2, meski turun dari 77,9.

Data ini memperkuat ekspektasi bahwa The Fed bisa menaikkan suku bunga pada Desember. Peluang kenaikan menurut CME FedWatch berada di sekitar 77%.

Fakta kunci: ISM Manufaktur AS Oktober 2026 Naik ke 55,5, Harga Input 75,2: Peluang Fed Naik Desember
Komponen utama ISM manufaktur AS Oktober 2026.

Apa Itu Indeks ISM Manufaktur?

Indeks ISM manufaktur disusun oleh Institute for Supply Management berdasarkan survei terhadap manajer pembelian di perusahaan manufaktur AS. Angka di atas 50 menunjukkan ekspansi, di bawah 50 menunjukkan kontraksi. Indeks ini dirilis pada hari kerja pertama setiap bulan dan menjadi salah satu indikator awal kondisi ekonomi AS.

Apa Rincian Data Oktober?

Perbandingan ISM manufaktur Oktober dan September 2026
Perubahan komponen ISM dari September ke Oktober 2026.
KomponenSeptemberOktober
Indeks utama54,555,5
Pesanan baru55,355,5
Produksi56,759,0
Tenaga kerja52,752,4
Harga77,975,2
Pengiriman pemasok59,059,1
Persediaan48,651,4
Pesanan ekspor50,951,2

Dua belas dari 18 industri manufaktur melaporkan pertumbuhan. Produksi naik paling cepat, sementara penyerapan tenaga kerja relatif stabil.

Mengapa Indeks Harga Penting?

Indeks harga 75,2 berarti sebagian besar perusahaan membayar harga bahan baku lebih tinggi. Ketua komite survei menyebut kenaikan harga baja dan aluminium memengaruhi seluruh rantai nilai. Seorang responden dari industri peralatan transportasi menyebut pelanggan terkejut dengan tingginya harga peralatan. Tekanan biaya ini bisa diteruskan ke konsumen dan menjaga inflasi tetap tinggi, yang menjadi perhatian utama The Fed.

Bagaimana Kaitannya dengan The Fed?

The Fed menahan suku bunga di 3,75–4,00% pada 28 Oktober dengan dua anggota berbeda pendapat. Data ekonomi yang kuat, termasuk PDB kuartal III 3,4%, PCE 3,6%, dan kini ISM 55,5, memperkuat alasan kenaikan. Namun, peluang kenaikan sedikit turun ke sekitar 77% dari 80% karena harga minyak yang anjlok meredakan kekhawatiran inflasi. Pembahasan data PDB dan PCE ada di PDB AS kuartal III 2026 tumbuh 3,4% dan PCE 3,6%.

Bagaimana Reaksi Pasar?

Pada 2 November, yield Treasury 10 tahun turun ke sekitar 4,90% karena efek penurunan minyak lebih dominan. Indeks dolar turun sekitar 0,3%. Di pasar saham, Dow Jones naik 0,41%, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq turun. Emas naik 1,9%. Reaksi campuran ini menunjukkan pasar menimbang data ekonomi kuat dan meredanya tekanan inflasi energi secara bersamaan.

Bagaimana Dibanding Negara Lain?

ISM AS di 55,5 jauh di atas PMI resmi Tiongkok yang turun ke 49,3. PMI manufaktur Indonesia versi S&P Global naik ke 54,0, tertinggi sejak Maret 2024. Perbedaan ini menunjukkan sektor manufaktur AS dan Indonesia sedang kuat, sementara Tiongkok melambat. PMI Indonesia dibahas di PMI manufaktur Indonesia Oktober 2026 naik ke 54.

Apa Dampaknya bagi Indonesia?

Ekonomi AS yang kuat mendukung permintaan ekspor, tetapi juga menjaga suku bunga AS tetap tinggi. Suku bunga AS yang tinggi cenderung menguatkan dolar dan menekan rupiah, yang berada di sekitar Rp18.150. Bank Indonesia akan mempertimbangkan kondisi ini dalam rapat 17–18 November. Di sisi lain, permintaan AS yang kuat bisa membantu eksportir Indonesia, terutama produk manufaktur dan komoditas yang dikirim ke pasar Amerika.

Mengapa Pengiriman Pemasok Melambat?

Indeks pengiriman pemasok di 59,1 berarti waktu pengiriman semakin lama. Dalam survei ISM, angka di atas 50 untuk komponen ini menandakan perlambatan pengiriman, yang sering terjadi saat permintaan tinggi atau rantai pasok terganggu. Gangguan pengiriman di Timur Tengah dan kenaikan biaya logistik ikut berperan. Pengiriman yang lambat dapat menambah tekanan harga karena perusahaan harus membayar lebih untuk mendapatkan bahan baku tepat waktu.

Bagaimana Pengaruhnya ke Pasar Saham Indonesia?

Data AS yang kuat menjaga ekspektasi suku bunga tinggi, yang sering membuat investor global lebih berhati-hati terhadap pasar negara berkembang. Pada 3 November, IHSG turun sekitar 2% pada sesi I di tengah tekanan bursa Asia. Meski tidak semata-mata karena data ISM, kombinasi suku bunga AS yang tinggi dan ketidakpastian pemilu membuat arus dana asing ke Indonesia masih terbatas. Kondisi pasar dibahas di IHSG naik ke 5.096 lalu turun di bawah 5.000.

Apa Data Berikutnya?

  • Data lowongan kerja JOLTS.
  • Hasil pemilu sela AS yang terlihat Rabu pagi WIB.
  • Data tenaga kerja (NFP) pada Jumat, 6 November.
  • ISM jasa yang dirilis pekan ini.

Laporan lengkap tersedia di Institute for Supply Management dan kebijakan Fed di Federal Reserve.

Artikel ini disusun dari data dan pemberitaan per 3 November 2026 dan bersifat informasi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa arti indeks pengiriman pemasok di atas 50?

Waktu pengiriman bahan baku semakin lama, yang sering menandakan permintaan tinggi atau gangguan rantai pasok.

Berapa ISM manufaktur AS Oktober 2026?

55,5, naik dari 54,5 pada September dan di atas perkiraan 54,7.

Apa arti indeks harga 75,2?

Sebagian besar perusahaan manufaktur membayar harga bahan baku lebih tinggi, menandakan tekanan biaya.

Berapa peluang Fed naik Desember?

Sekitar 77% menurut CME FedWatch, turun dari 80% pekan sebelumnya.

Berapa industri yang tumbuh?

Dua belas dari 18 industri manufaktur melaporkan pertumbuhan.

Apa dampaknya bagi rupiah?

Ekonomi AS kuat menjaga suku bunga AS tinggi, yang cenderung menguatkan dolar dan menekan rupiah.

Tim Redaksi TradeSphere FX

Tim Redaksi TradeSphere FX menyajikan berita keuangan, investasi, dan pasar yang akurat dan mudah dipahami.