Sun, 26 Jul 2026 ยท 15:40
Your Gateway to Financial Growth
News

Keluarga Korban Pengeroyokan di Tabanan Ikhlaskan Kepergian, Kasus Masih Diselidiki Polisi

โœ๏ธ seo ๐Ÿ“… July 26, 2026 ๐Ÿ‘ 2 views

Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman pria berinisial KD, warga Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, yang meninggal dunia diduga akibat pengeroyokan massa di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. KD sebelumnya diduga tertangkap tangan mencuri seekor ayam aduan milik warga setempat, sebelum menjadi sasaran amukan massa. Momen pemakamannya turut mendapat perhatian publik setelah sebuah video suasana duka keluarga beredar di media sosial.

Korban Tinggalkan Tiga Orang Anak

Perbekel Desa Sidetapa, I Made Sutama, mengungkapkan bahwa almarhum meninggalkan tiga orang anak. Anak sulung telah berkeluarga, sementara anak kedua masih duduk di bangku kelas 1 SMA dan anak bungsunya masih bersekolah di kelas 1 SD. Menurut Sutama, peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban, terutama bagi anak-anak yang kini harus kehilangan sosok ayah.

Perbekel Serukan Penyelesaian Lewat Jalur Hukum

Sutama menyayangkan peristiwa yang berujung pada hilangnya nyawa seseorang. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang diduga melakukan tindak pidana seharusnya diproses sesuai mekanisme hukum, bukan menjadi korban aksi main hakim sendiri, seraya mengingatkan bahwa janganlah hanya karena persoalan mencuri ayam, sampai menghilangkan nyawa seseorang.

Meski memahami keresahan warga atas maraknya kasus kehilangan ayam ternak di wilayah tersebut, Sutama menilai tindakan kekerasan yang berujung kematian tetap tidak dapat dibenarkan. Ia menegaskan Indonesia merupakan negara hukum, sehingga setiap dugaan tindak pidana semestinya diselesaikan melalui proses hukum yang berlaku, dan mengimbau masyarakat untuk menyerahkan terduga pelaku kepada aparat kepolisian apabila tertangkap tangan, alih-alih melakukan pengeroyokan yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Keluarga Pilih Ikhlaskan, Tidak Tempuh Jalur Hukum

Di tengah suasana berkabung, Sutama menyebut keluarga korban memilih menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan telah mengikhlaskan kepergian almarhum. Menurutnya, pihak keluarga tidak berencana menempuh jalur hukum atas kasus pengeroyokan yang menyebabkan KD meninggal dunia.

Baca juga, Bupati Tabanan Berbelasungkawa, Ajak Warga Percayakan Kasus Pengeroyokan ke Aparat Hukum

Kronologi dan Perkembangan Penyelidikan Kepolisian

Berdasarkan keterangan Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, peristiwa bermula ketika warga memergoki KD yang diduga membawa kabur seekor ayam milik IWS (31), warga setempat, pada Jumat (24/7) sekitar pukul 01.30 WITA. Penyidik saat ini tidak hanya menyelidiki dugaan pencurian ayam, tetapi juga mengusut dugaan tindak pidana pengeroyokan yang menyebabkan terduga pelaku meninggal dunia, dengan terus memeriksa sejumlah saksi serta mendalami seluruh rangkaian peristiwa.

Wiwik menjelaskan bahwa aksi pencurian tersebut memicu kemarahan warga, mengingat kawasan Banjar Juwuk Legi selama ini kerap dilanda kasus kehilangan ayam ternak, sehingga situasi di lokasi langsung memanas begitu terduga pelaku tertangkap tangan. Selain menjadi korban pengeroyokan, sepeda motor yang digunakan KD turut dibakar massa sebelum aparat kepolisian tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 WITA, saat mana KD sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Dalam olah tempat kejadian perkara, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian, di antaranya seekor ayam milik korban, sebilah golok, serta sebuah tas berisi tang, ketapel, batu, dan sejumlah uang tunai yang diduga milik terduga pelaku. Sepeda motor yang digunakan KD tidak dapat dijadikan barang bukti karena telah hangus dibakar warga sebelum polisi tiba. Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah KD dievakuasi ke RS Semara Ratih, sementara Tim Inafis Satreskrim Polres Tabanan telah melakukan olah TKP serta identifikasi sidik jari.

Polres Tabanan menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan pencurian, sekaligus peristiwa pengeroyokan yang berujung pada kematian terduga pelaku.

seo
Tim Redaksi TradeSphere FX