Akhir Oktober adalah waktu yang tepat untuk mulai merencanakan liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Dengan sekitar dua bulan tersisa, Anda masih punya waktu menabung tanpa harus memakai kartu kredit atau paylater.

Langkah 1: Tentukan Total Anggaran
Mulailah dari kemampuan, bukan keinginan. Contoh keluarga empat orang dengan anggaran Rp10 juta:
| Pos | Anggaran | Porsi |
|---|---|---|
| Transportasi | Rp3.000.000 | 30% |
| Penginapan | Rp2.800.000 | 28% |
| Makan | Rp1.700.000 | 17% |
| Aktivitas dan tiket wisata | Rp1.000.000 | 10% |
| Oleh-oleh | Rp500.000 | 5% |
| Cadangan tak terduga | Rp1.000.000 | 10% |
Langkah 2: Hitung Tabungan Bulanan
Rp10.000.000 ÷ 2 bulan = Rp5.000.000 per bulan.
Jika terlalu berat, ada dua pilihan: turunkan anggaran atau pilih tujuan yang lebih dekat. Cara memisahkan tabungan untuk tujuan tertentu dijelaskan di sinking fund.
Langkah 3: Pesan Lebih Awal
Harga tiket dan penginapan di musim Nataru cenderung naik mendekati tanggal keberangkatan. Memesan lebih awal sering lebih murah, asalkan Anda memahami kebijakan pembatalan.
Langkah 4: Perhatikan Biaya dalam Valuta Asing
Untuk liburan ke luar negeri, rupiah yang melemah ke sekitar Rp18.156 per dolar AS membuat biaya naik. Jangan lupa asuransi perjalanan, seperti dibahas di asuransi perjalanan luar negeri.
Tips Agar Tidak Berutang
- Bayar dari tabungan, bukan cicilan.
- Tetapkan batas belanja harian selama liburan.
- Gunakan cadangan hanya untuk keadaan darurat.
- Jangan memakai dana darurat untuk liburan.
- Hindari paylater untuk tiket dan hotel. Risikonya dijelaskan di paylater dan dampaknya ke SLIK.
Setelah Liburan
Catat realisasi pengeluaran dan bandingkan dengan rencana. Hasilnya berguna untuk merencanakan liburan tahun berikutnya.
Edukasi perencanaan keuangan juga tersedia di Sikapi Uangmu OJK.
Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan rekomendasi produk atau investasi tertentu.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan sebaiknya mulai merencanakan liburan Natal dan Tahun Baru?
Akhir Oktober atau awal November adalah waktu yang baik karena masih ada sekitar dua bulan untuk menabung dan memesan tiket lebih awal.
Bagaimana cara menghitung tabungan untuk liburan?
Bagi total anggaran dengan jumlah bulan yang tersisa. Contohnya, anggaran Rp10 juta dalam dua bulan membutuhkan tabungan Rp5 juta per bulan.
Bagaimana agar liburan tidak menimbulkan utang?
Bayar dari tabungan, tetapkan batas belanja harian, sisihkan cadangan sekitar 10%, dan hindari kartu kredit atau paylater untuk biaya liburan.


