Terkini  
Investasi

Cara Menghitung Yield to Maturity (YTM) Obligasi dan SBN, Lengkap dengan Contoh

Harga obligasi bisa di atas atau di bawah 100%. Yield to maturity menjelaskan imbal hasil sebenarnya bila obligasi dipegang sampai jatuh tempo. Ini cara menghitungnya.

Cara Menghitung Yield to Maturity (YTM) Obligasi dan SBN, Lengkap dengan Contoh

Yield to maturity (YTM) adalah perkiraan imbal hasil tahunan yang diterima investor jika membeli obligasi pada harga saat ini dan memegangnya sampai jatuh tempo. Cara menghitung YTM memperhitungkan kupon dan selisih antara harga beli dengan nilai nominal. Jika obligasi dibeli di bawah harga nominal (di bawah 100%), YTM lebih tinggi dari kupon; jika dibeli di atas 100%, YTM lebih rendah dari kupon.

Memahami YTM penting karena pada akhir Oktober 2026 yield Surat Utang Negara (SUN) tenor 10 tahun berada di sekitar 7,5%, lebih tinggi dari kupon banyak seri lama. Akibatnya, harga seri lama di pasar sekunder turun di bawah 100%.

Fakta kunci: Cara Menghitung Yield to Maturity (YTM) Obligasi dan SBN, Lengkap dengan Contoh
Hubungan harga obligasi dengan yield to maturity untuk kupon 6,75% tenor 5 tahun.

Apa Bedanya Kupon, Current Yield, dan YTM?

  • Kupon adalah bunga tetap yang dibayar penerbit, dihitung dari nilai nominal. Kupon 6,75% berarti Rp67.500 per tahun untuk nominal Rp1 juta.
  • Current yield adalah kupon dibagi harga pasar. Ukuran ini belum memasukkan untung atau rugi harga saat jatuh tempo.
  • YTM memasukkan kupon dan selisih harga ke nilai nominal, sehingga lebih lengkap.

Bagaimana Rumus Pendekatan YTM?

Rumus pendekatan yang mudah dihitung manual:

YTM ≈ [C + (N − P) ÷ n] ÷ [(N + P) ÷ 2]

Keterangan: C = kupon per tahun, N = nilai nominal, P = harga beli, n = sisa tahun sampai jatuh tempo.

Untuk hasil yang lebih tepat, gunakan fungsi YIELD atau RATE di Excel atau Google Sheets, karena rumus pendekatan bisa meleset beberapa basis poin.

Contoh Menghitung YTM Obligasi

Sebuah SUN memiliki kupon 6,75% per tahun, sisa tenor 5 tahun, nominal Rp1.000.000, dan harga pasar 97% atau Rp970.000.

  1. Kupon per tahun: Rp67.500
  2. Keuntungan harga per tahun: (Rp1.000.000 − Rp970.000) ÷ 5 = Rp6.000
  3. Rata-rata harga: (Rp1.000.000 + Rp970.000) ÷ 2 = Rp985.000
  4. YTM ≈ (Rp67.500 + Rp6.000) ÷ Rp985.000 ≈ 7,46%

Perhitungan yang lebih tepat dengan fungsi RATE menghasilkan sekitar 7,48%.

Harga beliYTM (kupon 6,75%, 5 tahun)Keterangan
105%sekitar 5,57%Premium, YTM di bawah kupon
100%6,75%Sama dengan kupon
97%sekitar 7,48%Diskon, YTM di atas kupon
94%sekitar 8,24%Diskon lebih dalam

Mengapa YTM Penting saat Yield Naik?

Perbandingan kupon, current yield, dan yield to maturity obligasi
Tiga ukuran imbal hasil obligasi untuk harga 97 dan kupon 6,75%.

Saat yield pasar naik, harga obligasi lama turun agar YTM-nya setara dengan yield baru. Bagi investor yang sudah memegang obligasi, nilai pasarnya turun. Bagi calon pembeli, harga diskon berarti YTM lebih tinggi. Penjelasan dampaknya ada di obligasi negara saat yield 7,5% dan reksa dana pendapatan tetap saat yield naik.

Apakah YTM Berlaku untuk SBN Ritel?

SBN ritel seperti ORI dan sukuk ritel yang dibeli di pasar perdana memakai harga 100%, sehingga YTM sama dengan kupon jika dipegang sampai jatuh tempo. Untuk SBN ritel yang dapat diperdagangkan, harga di pasar sekunder bisa berbeda dari 100%, dan YTM berlaku seperti obligasi biasa. SBN ritel yang tidak dapat diperdagangkan, seperti ST dan SBR, tidak memiliki harga pasar sekunder. Jadwal penawaran terdekat dibahas di ST017 ditawarkan 6 November 2026.

Apa Asumsi di Balik YTM?

YTM mengasumsikan tiga hal: obligasi dipegang sampai jatuh tempo, penerbit membayar kupon dan pokok tepat waktu, dan kupon yang diterima diinvestasikan kembali pada tingkat yang sama. Dalam praktiknya, tingkat reinvestasi bisa berbeda, sehingga hasil akhir bisa sedikit berbeda dari YTM awal.

Bagaimana dengan Pajak?

Kupon obligasi negara dikenai pajak penghasilan final sesuai ketentuan yang berlaku, dan keuntungan selisih harga juga dikenai pajak. Karena itu, bandingkan imbal hasil setelah pajak saat membandingkan obligasi dengan deposito atau produk lain.

Bagaimana Membandingkan YTM dengan Deposito?

Bandingkan YTM setelah pajak dengan bunga deposito setelah pajak untuk jangka waktu yang mirip. Misalnya, deposito 12 bulan berbunga 4,5% menghasilkan sekitar 3,6% setelah pajak 20%. Obligasi negara dengan YTM 7,5% tetap memberi imbal hasil lebih tinggi setelah pajak, tetapi harganya bisa naik turun jika dijual sebelum jatuh tempo. Deposito tidak mengalami perubahan harga, tetapi dijamin LPS hanya sampai batas tertentu. Perbedaan risiko inilah yang membuat yield obligasi biasanya lebih tinggi.

Kesalahan Umum saat Membaca Yield

  • Mengira kupon sama dengan imbal hasil, padahal harga beli berpengaruh besar.
  • Membandingkan YTM obligasi dengan tenor berbeda tanpa mempertimbangkan risiko suku bunga.
  • Lupa memperhitungkan biaya transaksi dan pajak.

Data yield dan lelang SBN dapat dipantau di Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, sedangkan materi edukasi obligasi tersedia di Sikapi Uangmu OJK.

Harga aset dapat berubah cepat. Artikel ini bukan rekomendasi beli atau jual instrumen apa pun. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu yield to maturity?

Perkiraan imbal hasil tahunan jika obligasi dibeli pada harga saat ini dan dipegang sampai jatuh tempo, termasuk kupon dan selisih harga terhadap nilai nominal.

Apa beda kupon dan YTM?

Kupon adalah bunga tetap dari nilai nominal, sedangkan YTM memperhitungkan harga beli sehingga bisa lebih tinggi atau lebih rendah dari kupon.

Mengapa harga obligasi turun saat yield naik?

Agar imbal hasil obligasi lama setara dengan yield pasar yang baru, harganya harus turun sehingga YTM-nya meningkat.

Bagaimana cara cepat menghitung YTM?

Gunakan rumus pendekatan [C + (N − P) ÷ n] ÷ [(N + P) ÷ 2], atau fungsi YIELD dan RATE di Excel untuk hasil lebih tepat.

Tim Redaksi TradeSphere FX

Tim Redaksi TradeSphere FX menyajikan berita keuangan, investasi, dan pasar yang akurat dan mudah dipahami.