Asuransi mobil listrik bekerja seperti asuransi mobil biasa, yaitu pilihan all risk (komprehensif) atau total loss only (TLO), tetapi ada beberapa hal khusus yang perlu dicek: apakah baterai termasuk dalam nilai pertanggungan, perluasan untuk banjir dan korsleting, jaminan untuk charger di rumah, serta jaringan bengkel yang mampu menangani kendaraan listrik.
Baterai adalah komponen termahal mobil listrik, sehingga kerusakan baterai akibat kecelakaan atau banjir bisa menimbulkan klaim yang sangat besar. Karena itu, membaca polis dengan teliti lebih penting dibanding hanya membandingkan harga premi.

Apa Perbedaan Risiko Mobil Listrik dan Mobil Bensin?
- Baterai: baterai traksi bisa menyumbang porsi besar dari harga mobil. Benturan di bagian bawah kendaraan bisa merusak paket baterai.
- Sistem kelistrikan tegangan tinggi: perbaikan membutuhkan teknisi dan peralatan khusus.
- Banjir: air yang masuk ke sistem kelistrikan bisa menimbulkan kerusakan serius.
- Bengkel terbatas: tidak semua bengkel rekanan asuransi mampu menangani mobil listrik.
Pilih All Risk atau TLO?
All risk menanggung kerusakan sebagian maupun total, sedangkan TLO hanya menanggung jika kerugian mencapai sekitar 75% atau lebih dari harga kendaraan, atau kendaraan hilang. Untuk mobil listrik baru, all risk umumnya lebih sesuai karena biaya perbaikan sebagian pun bisa besar. Perbedaan keduanya dijelaskan lengkap di asuransi mobil all risk vs TLO.
Perluasan Apa yang Perlu Dipertimbangkan?

| Perluasan | Mengapa penting untuk mobil listrik |
|---|---|
| Banjir, angin topan | Risiko kerusakan sistem kelistrikan |
| Huru-hara dan kerusuhan | Melindungi dari kerusakan akibat kerusuhan |
| Tanggung jawab hukum pihak ketiga | Menanggung kerugian pihak lain |
| Kecelakaan diri pengemudi dan penumpang | Santunan cedera |
| Perlengkapan tambahan (charger) | Charger dinding di rumah tidak selalu otomatis tertanggung |
Menjelang musim hujan, perluasan banjir sangat relevan. Cara klaim saat banjir dibahas di asuransi mobil banjir: perluasan jaminan dan cara klaim.
Bagaimana Premi Dihitung?
Premi asuransi kendaraan dihitung dari nilai pertanggungan × tarif premi. Tarif dipengaruhi jenis jaminan, wilayah, dan kategori nilai kendaraan, dengan batas bawah dan atas yang mengacu pada ketentuan OJK. Contoh ilustrasi: mobil listrik bernilai Rp500 juta dengan tarif all risk 2% membutuhkan premi dasar sekitar Rp10 juta per tahun, belum termasuk perluasan. Angka aktual bisa berbeda per perusahaan.
Apakah Baterai Ditanggung Penuh?
Ini bagian yang paling perlu dicek. Beberapa hal penting:
- Kerusakan akibat kecelakaan atau banjir umumnya bisa ditanggung jika termasuk risiko yang dijamin.
- Penurunan kapasitas baterai karena usia biasanya tidak ditanggung asuransi, melainkan menjadi ranah garansi pabrikan.
- Penyusutan nilai baterai dapat memengaruhi besar ganti rugi, terutama pada klaim total loss.
Tanyakan secara tertulis kepada perusahaan asuransi bagaimana perhitungan klaim baterai dilakukan.
Bagaimana Memilih Bengkel dan Proses Klaim?
Pastikan perusahaan asuransi memiliki bengkel rekanan yang berpengalaman menangani kendaraan listrik, idealnya bengkel resmi merek tersebut. Perbaikan di bengkel yang tidak memiliki peralatan khusus bisa memperlama proses dan berisiko menimbulkan masalah lanjutan. Simpan dokumen pembelian, nomor rangka, dan riwayat servis agar klaim lebih lancar.
Bagaimana Nilai Pertanggungan Ditentukan Tiap Tahun?
Nilai pertanggungan mobil listrik umumnya disesuaikan dengan harga pasar setiap perpanjangan polis. Karena harga mobil listrik bekas bisa turun cukup cepat, nilai pertanggungan tahun kedua dan ketiga mungkin jauh lebih rendah dari harga beli. Periksa angka ini setiap perpanjangan agar premi dan ganti rugi tetap seimbang.
Apa Saja Pengecualian yang Umum?
- Kerusakan karena keausan atau kegagalan mekanis biasa.
- Pengemudi tanpa SIM yang sesuai.
- Kendaraan dipakai di luar tujuan yang dinyatakan di polis, misalnya untuk taksi daring tanpa pemberitahuan.
- Kerugian akibat modifikasi yang tidak dilaporkan.
Bagaimana dengan Risiko Kebakaran Baterai?
Kebakaran pada kendaraan listrik jarang terjadi, tetapi bisa sulit dipadamkan. Pastikan risiko kebakaran tercakup dalam jaminan polis, termasuk saat kendaraan sedang diisi daya di rumah. Gunakan charger resmi, pasang instalasi listrik sesuai standar, dan jangan memakai kabel sambungan yang tidak sesuai kapasitas. Jika charger dipasang di garasi, periksa juga apakah polis asuransi rumah Anda menanggung kerusakan bangunan akibat kebakaran dari peralatan listrik. Panduan asuransi rumah dibahas di asuransi rumah FLEXAS.
Tips Sebelum Membeli Polis
- Bandingkan minimal tiga penawaran dengan jaminan yang setara.
- Cek apakah charger rumah bisa dimasukkan sebagai perlengkapan tambahan.
- Baca ketentuan risiko sendiri (deductible) per kejadian.
- Pastikan nilai pertanggungan sesuai harga pasar agar tidak terjadi underinsurance.
Informasi perlindungan konsumen asuransi tersedia di OJK, dan data industri asuransi umum di Asosiasi Asuransi Umum Indonesia.
Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan rekomendasi produk atau investasi tertentu. Ketentuan produk dapat berbeda di setiap lembaga keuangan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah penurunan nilai mobil listrik memengaruhi premi?
Ya, nilai pertanggungan biasanya disesuaikan harga pasar setiap perpanjangan, sehingga premi dan ganti rugi ikut berubah.
Apakah asuransi mobil listrik berbeda dengan mobil biasa?
Jenis jaminannya sama, yaitu all risk atau TLO, tetapi perlu perhatian khusus pada baterai, sistem kelistrikan, charger, dan bengkel rekanan.
Apakah baterai mobil listrik ditanggung asuransi?
Kerusakan akibat risiko yang dijamin seperti kecelakaan atau banjir umumnya ditanggung, sedangkan penurunan kapasitas karena usia biasanya tidak.
Apakah charger mobil listrik di rumah ditanggung?
Tidak selalu otomatis; biasanya perlu dimasukkan sebagai perlengkapan tambahan atau perluasan.
Bagaimana premi asuransi mobil listrik dihitung?
Nilai pertanggungan dikali tarif premi sesuai jenis jaminan dan wilayah, ditambah biaya perluasan.
All risk atau TLO untuk mobil listrik baru?
All risk umumnya lebih sesuai karena biaya perbaikan sebagian pada mobil listrik bisa besar.


