Terkini  
Keuangan

Memilih Deposito saat Suku Bunga Tinggi: Batas Penjaminan LPS, Pajak 20%, dan Bunga Bersih

The Fed menahan suku bunga dengan sinyal kenaikan, sementara yield obligasi naik. Bagi penabung, ini saat yang tepat memahami cara memilih deposito yang aman dan menguntungkan.

Memilih Deposito saat Suku Bunga Tinggi: Batas Penjaminan LPS, Pajak 20%, dan Bunga Bersih

Deposito yang aman adalah deposito di bank peserta LPS dengan bunga tidak melebihi tingkat bunga penjaminan, saat ini 3,75% untuk simpanan rupiah di bank umum, dan saldo per bank tidak lebih dari Rp2 miliar. Bunga deposito dikenai pajak final 20%, sehingga bunga bersih dari deposito berbunga 3,75% sekitar 3,00% per tahun.

Di tengah suku bunga global yang tinggi, setelah The Fed menahan suku bunga di 3,75%–4,00% pada 28 Oktober 2026 dengan sinyal kenaikan masih terbuka, deposito kembali dilirik sebagai tempat parkir dana yang stabil.

Fakta kunci: Memilih Deposito saat Suku Bunga Tinggi: Batas Penjaminan LPS, Pajak 20%, dan Bunga Bersih
Contoh bunga bersih deposito Rp100 juta setahun pada beberapa tingkat bunga.

Apa Itu Tingkat Bunga Penjaminan LPS?

Tingkat bunga penjaminan adalah batas maksimal bunga simpanan yang dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). LPS menahan tingkat bunga penjaminan simpanan rupiah di bank umum pada 3,75%, seperti dibahas di LPS tahan bunga penjaminan 3,75%.

Jika bank memberi bunga di atas tingkat tersebut, simpanan Anda berisiko tidak dijamin apabila bank bermasalah.

Berapa Batas Simpanan yang Dijamin?

LPS menjamin simpanan hingga Rp2 miliar per nasabah per bank. Jika Anda memiliki dana lebih besar, membaginya ke beberapa bank bisa menjadi pilihan agar seluruh dana tetap dalam batas penjaminan.

Syarat Simpanan Dijamin: 3T

Diagram syarat simpanan dijamin LPS
Tiga syarat agar simpanan dijamin LPS, dikenal sebagai 3T.
  1. Tercatat dalam pembukuan bank.
  2. Tingkat bunga tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS.
  3. Tidak menyebabkan bank gagal, misalnya tidak terkait kredit macet atau kecurangan.

Bagaimana Cara Menghitung Bunga Bersih Deposito?

Bunga bersih = pokok × bunga × (hari ÷ 365) × (1 − 20%)

Contoh deposito Rp100 juta selama 12 bulan:

Bunga per tahunBunga kotorPajak 20%Bunga bersih
3,00%Rp3.000.000Rp600.000Rp2.400.000
3,75%Rp3.750.000Rp750.000Rp3.000.000
5,00%*Rp5.000.000Rp1.000.000Rp4.000.000

*Bunga 5% berada di atas tingkat penjaminan LPS, sehingga ada risiko tidak dijamin.

Deposito vs Instrumen Lain

InstrumenPajakKelebihanPerhatikan
Deposito20% finalStabil, dijamin LPS sesuai syaratPenalti pencairan sebelum jatuh tempo
SBN ritel10% finalKupon umumnya lebih tinggi, dijamin negaraAda periode penawaran dan aturan pencairan
Reksa dana pasar uangTidak dipotong pajak di tingkat investorLikuidNilai bisa berfluktuasi kecil, tidak dijamin LPS

Perbandingan lengkapnya ada di deposito vs reksa dana pasar uang vs SBN ritel. Pilihan SBN ritel terdekat adalah ST017 yang ditawarkan mulai 6 November 2026.

Tips Memilih Deposito

  1. Pastikan bank terdaftar sebagai peserta LPS.
  2. Bandingkan bunga dengan tingkat penjaminan sebelum menempatkan dana.
  3. Pilih tenor sesuai kebutuhan: 1, 3, 6, atau 12 bulan.
  4. Pahami opsi perpanjangan otomatis (ARO), karena bunga perpanjangan bisa berbeda.
  5. Cek penalti pencairan dini.
  6. Pisahkan dana darurat: tidak semua dana sebaiknya dikunci di deposito. Lihat cara menghitung dana darurat.

Bagaimana Strategi Tangga Deposito (Laddering)?

Laddering adalah membagi dana ke beberapa deposito dengan tenor berbeda agar ada dana yang jatuh tempo secara berkala.

Contoh dana Rp120 juta:

BagianNominalTenor
1Rp30 juta1 bulan
2Rp30 juta3 bulan
3Rp30 juta6 bulan
4Rp30 juta12 bulan

Keuntungannya:

  • Likuiditas terjaga, karena ada dana yang cair setiap beberapa bulan.
  • Bisa menyesuaikan bunga: jika bunga naik, deposito yang jatuh tempo bisa ditempatkan kembali di bunga baru.
  • Mengurangi penalti, karena Anda jarang perlu mencairkan sebelum jatuh tempo.

Bagaimana Memilih Bank untuk Deposito?

  1. Cek status peserta LPS dan izin dari OJK.
  2. Bandingkan bunga efektif setelah pajak, bukan hanya bunga promosi.
  3. Perhatikan kemudahan pencairan, misalnya lewat aplikasi atau harus ke cabang.
  4. Pahami syarat promo, seperti minimal nominal atau tenor tertentu.
  5. Jangan tergiur bunga jauh di atas pasar dari pihak yang bukan bank, karena bisa jadi bukan simpanan yang dijamin.

Bank digital sering menawarkan bunga lebih tinggi. Tetap periksa apakah bunga tersebut masih dalam batas penjaminan LPS agar dana Anda terlindungi.

Bagaimana Bunga Deposito Dihitung untuk Tenor Pendek?

Bunga deposito dinyatakan per tahun, tetapi dibayar sesuai tenor. Untuk tenor 1 bulan, bunga dihitung secara proporsional berdasarkan jumlah hari.

Contoh deposito Rp50 juta, bunga 3,75%, tenor 1 bulan (30 hari):

  • Bunga kotor: Rp50.000.000 × 3,75% × 30/365 ≈ Rp154.110
  • Pajak 20%: ≈ Rp30.822
  • Bunga bersih: ≈ Rp123.288

Jika diperpanjang otomatis setiap bulan dengan bunga tetap, bunga bersih setahun mendekati Rp1,5 juta. Perlu diingat, bunga perpanjangan mengikuti suku bunga yang berlaku saat itu, sehingga bisa naik atau turun.

Catatan pajak: simpanan dengan saldo di bawah batas tertentu dapat dikecualikan dari pemotongan pajak bunga sesuai ketentuan perpajakan. Tanyakan ke bank apakah ketentuan tersebut berlaku untuk produk dan saldo Anda.

Apakah Sekarang Saat yang Tepat?

Suku bunga global yang tinggi membuat bunga deposito relatif menarik dibanding beberapa tahun lalu. Namun, dengan inflasi tahunan Indonesia di sekitar 3,28% pada September 2026, bunga bersih 3% berarti imbal hasil riil mendekati nol. Deposito cocok untuk menjaga nilai dana jangka pendek, bukan untuk menumbuhkan kekayaan jangka panjang.

Informasi resmi penjaminan tersedia di situs LPS, dan daftar bank berizin dapat dicek di OJK.

Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan rekomendasi produk atau investasi tertentu. Ketentuan produk dapat berbeda di setiap lembaga keuangan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa bunga deposito yang dijamin LPS?

Tingkat bunga penjaminan LPS untuk simpanan rupiah di bank umum saat ini 3,75%. Bunga di atas itu berisiko membuat simpanan tidak dijamin.

Berapa batas simpanan yang dijamin LPS?

LPS menjamin simpanan hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, dengan syarat tercatat, bunga tidak melebihi tingkat penjaminan, dan tidak merugikan bank.

Berapa pajak bunga deposito?

Bunga deposito dikenai pajak final 20%. Bunga 3,75% per tahun menjadi sekitar 3,00% setelah pajak.

Apa itu deposito ARO?

ARO atau Automatic Roll Over adalah perpanjangan otomatis deposito saat jatuh tempo. Bunga untuk periode berikutnya mengikuti bunga yang berlaku saat perpanjangan.

Tim Redaksi TradeSphere FX

Tim Redaksi TradeSphere FX menyajikan berita keuangan, investasi, dan pasar yang akurat dan mudah dipahami.